NAMA : FRANSISCA SINAGA
NIM : 201431129
KELAS : D
MATA KULIAH : STRUCTURE QUERY LANGUAGE
MATERI PERTEMUAN 1 DAN 2
A. Pengertian SQL
Structured Query Language adalah sekumpulan perintah khusus yang digunakan untuk mengakses
data dalam database relasional. SQL merupakan sebuah bahasa komputer yang mengikuti standar
ANSI (American Nasional Standard Institute) yang digunakan dalam manajemen database relasional.
Dengan SQL, kita dapat mengakses database, menjalankan query untuk mengambil data dari database menambahkan data ke database, menghapus data di dalam database, dan mengubah data di dalam
database. Saat ini hampir semua server database yang ada mendukung SQL untuk melakukan
manajemen datanya.
B. Penulisan Perintah-Perintah SQL :
· Perintah SQL tidak case sensitive
· Perintah SQL bisa ditulis pada satu baris atau lebih
· Antar klausa perintah biasanya ditulis pada baris yang berbeda
· Keywords tidak dapat dipisah antar baris
· Tabs dan spasi diperbolehkan agar mudah dibaca.
· Setiap akhir perintah SQL (tidak baris) diakhiri dengan tanda(;)
C. Komponen-Komponen SQL:
1. DDL (Data Definition Language) merupakan bahasa yang digunakan untuk mendefinisikan
data, dengan menggunakan perintah :
a. Create digunakan untuk membuat tabel.
b. Alter digunakan untuk mengubah atribut pada tabel.
c. Drop digunakan untuk menghapus tabel.
2. DML (Data Manipulation Language) merupakan bahasa yang digunakan untuk memanipulasi
data, dengan menggunakan perintah :
a. Select digunakan untuk menampilkan tabel.
b. Insert digunakan untuk menambah baris baru pada tabel.
c. Delete digunakan untuk menghapus baris.
d. Update digunakan untuk mengubah baris.
3. DCL (Data Control Language) merupakan bahasa yang digunakan untuk mengontrol hak
user dengan menggunakan perintah :
a. Grant digunakan untuk memberikan hak izin akses user.
b. Revoke digunakan untuk mencabut hak izin akses user.
D. Tipe Data Dasar
Untuk setiap kolom/field yang terdapat pada sebuah tabel, harus ditentukan pula tipe datanya yang menentukan jangkauan nilai yang bisa diisikan.
1. NUMBER : Menyimpan bilangan bulat serta bilangan pecahan di belakang titik desimal.
Panjang maksimum tergantung pada implementasi oleh sistem operasi yang digunakan, tetapi pada umumnya 38 digit.
2. DATE : Menyimpan data tanggal dan waktu dalam tabel. Tipe data DATE menyimpan data
tahun (termasuk abad), bulan, hari, jam, menit, serta detik. Oracle XE menggunakan format tanggal
default dalam bentuk DD-MM-YY.
3. CHAR : Tipe data karakter yang ukurannya tidak dapat berubah (fixed length). Secara
default ukuran minimum adalah 1, maksimum adalah 2000
4. VARCHAR : Tipe data karakter yang dapat menyesuaikan panjang dengan variabel yang
ditentukan. Suatu ukuran maksimum harus ditentukan (secara default ukuran minimum adalah 1,
maksimum adalah 4000)
PRAKTIKUM
Untuk praktikumnya mungkin teman-teman sekalian masih adayang bingun, gimana sih tampilannya...
Oke guys tenang, saya akan membuat tutorial praktikumnya. Silahkan di cek ya guys!!
Pertama sekali kita buka aplikasi SQL Servernya, lalu kita buat database dengan nim pribadi
Lalu setelah kita buat database dengan nim kita klik tanda + pada database lalu pilih nim yang telah kita buat lalu OK Setelah kita klik maka kita tuliskan program berikut
CREATE TABLE barang (
kode_barang char(6),
nama_barang varchar(25),
satuan_barang varchar(20),
stock_barang numeric(4)
);
Note : pada source di atas kita akan menciptakan tabel barang, dengan memasukkan
sejumlah elemen barang seperti kode, nama, satuan dan stock barang. Lalu kita menggunakan tipe data char (untuk karakter max 2000 byte), varchar (untuk karakter max 4000 byte) dan ada numeric (untuk jumlah
berupa angka).
Setelah itu, pada “Object Explorer” pilih “Database” > nama database yang telah dibuat > “New Query”
Setelah itu, pada “Object Explorer” pilih “Database” > nama database yang telah dibuat > “New Query”
Setelah kita buat program, maka untuk mengecek apakah program kita sudah benar atau belum maka program kita block lalu kita execute, jika benar maka akan tampil tulisan completely successful. Seperti pada
gambar berikut
Sama halnya dengan tabel barang, kali ini kita juga akan menciptakan tabel suplier dengan membuat program berikut ini :
CREATE TABLE suplier (
kode_suplier char(10),
nama_suplier char(6),
telp_suplier char(6)
);
Note : pada program di atas kita membuat tabel suplier, kita masukkan kode, nama, telp. Dan kita
menggunakan tipe data char dan kita akan mengexecute. kita block lalu execute Dan jika no eror maka muncul complete successfull
seperti pada gambar berikut ini....
Maka selanjutnya kita akan menampilkan seluruh field pada tabel barang tersebut, dngan membuat perintah
select *from barang;
Note : pada program di atas kita menggunakan select yang digunakan untuk mengambil beberapa data, dan
akan tampil seperti gambar berikut ini :
Selanjutnya kita akan menampilkan seluruh field yang berada pada tabel suplier dan sama dengan perintah
sebelumnya, yaitu kita akan menggunakan perintah select *from suplier;
Maka ketika kita execute, maka akan tampil sebagai berikut
Lalu kita akan menampilkan isi tabel barang dengan perintah sp_columns barang;
maka kita execute lalu tampil sebgai gambar berikut :
Kita menggunakan sp yang digunakan untuk melihat struktur data.
Lalu kita akan menampilkan isi tabel barang dengan perintah sp_columns suplier;
Maka saat execute akan tampil seperti berikut :
Oke guys kita akan mengubah tabel dengan menggunakab beberapa perintah seperti :
Kita masuk ke erintah alter table yang digunakan untuk mengubah tabel
Nama_tabel merupakan nama tabel yang akan diubah strukturnya, lalu ada
Add constrait yaitu untuk primary key dan forent key. Perbedaan keduanya adalah primary sebagai kunci
sedangkan forent key sebagai relasi.
Contohnya pada barang ada :
1. Kode barang
2. Nama barang
3. Satuan barang
4. Stok barang
Pada tabel suplier :
1. Kd_suplier
2. Nama suplier
3. Telp.suplier
Pada pasok
1. Kd_pasok
2. Kode barang
Maka yang dapat dijadikan primary key adalah kode barang, karena bersifat unik, dan harus berbeda dan
kode pasok. Maka kita masukkan perintah ALTER TABLE suplier ADD CONSTRAINT pk_kodesuplier
UNIQUE(kode_suplier);
Maka akan tampil seperti berikut ini
Begitu juga pada tabel suplier ALTER TABLE barang ADD CONSTRAINT pk_kodebarang UNIQUE(kode_barang);
Oke sekian dulu postingan saya kali ini ya guys semoga bermanfaat. Byee !!!








0 komentar:
Posting Komentar